Sejauh mana kau meninggalkan kami, Anakku? *** Salim masuk ke dapur untuk sarapan. Wajahnya terlihat kusut dengan bibir cemberut. Hatinya sedang dongkol sudah sejak kemarin. Anak lelakinya juga menantunya sudah melakukan hal terbodoh. Ia sendiri sudah memarahi keduanya, bahkan mencacinya. Namun, setelah melihat Kayonna dan Saga di depan gudang terbakar, kembali hatinya kesal. Sudah tersedia sarapannya di meja makan. Menatunya tidak ada. Sangat tidak biasa. Sulis tahu kapan dia makan pagi dan menantunya itu akan menanti dirinya datang sembari membersihkan perkakas lain bekas memasak. Kali ini tidak. Semua sudah bersih dengan cepat. Tak ada yang dicuci. Untuk pertama kalinya setelah memiliki menantu, ia makan sendiri. Salim tahu jika menantunya itu sedang marah. Tidak hanya pada suami

