Kehilangan akan membuat seorang ibu jatuh tenggelam pada nestapa. Ia membirakan dirinya tersiksa pada waktu itu. Lupa jia waktu sudah berjalan jauh. Ia tetap ada di waktu yang itu saja. *** Perasaan Saga tak menentu. Ibunya untuk waktu yang lama terasa hilang. Ia berputar-putar di sekitar masa lalu. Antara tenggelam dan tidak. Seolah Marta dengan sengaja mengombang-ambingkan dirinya pada hal-hal yang sifatnya delusional. Pria tampan itu tidak tahu harus bagaimana dengan sikap Marta. Sebagai anak, ia tak rela ibunya terus-menerus mengingat anak yang lain dan melakukan pengabaian pada yang lain. Namun, sebagai anak juga, ia cukup tahu derita dan sakitnya sang ibu. Tak tahu apa yang bisa diperbuat, membuat hatinya dongkol. Langkahnya dipercepat menuju rumah mungil Kayonna. Saga tertegun

