Chapter 7. Betrayal

2384 Kata

DEMETRA "Maaf aku gak bisa ikut acara kantor,” ucapku meminta maaf untuk ke sekian kalinya pada Revan. Tanganku masih sibuk memasangkan dasinya yang senada dengan warna kemeja di dalam setelan jas hitamnya. Malam ini adalah pesta perayaan kerjasama perusahaan Revan dengan perusahaan otomotif dari Jepang yang menjadi partner kerja perusahaannya. Pesta diadakan cukup mewah dan formal karena kerjasama ini sebagai pertanda awal kebangkitan kembali perusahaan Revan. Cukup cepat juga Revan bisa menemukan perusahaan yang mau berinvestasi pada perusahaan, hanya berselang tiga bulan sejak PHK besar-besaran yang terpaksa dilakukan waktu itu. Aku bahagia karena kerja keras suamiku akhirnya membuahkan hasil. Dia hilir mudik ke luar negeri selama ini, mencari investor yang mau menanamkan modal di p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN