Tumbangnya Sang Pahlawan

897 Kata

Tumbangnya Sang Pahlawan Berita dilamarnya Linda masih menjadi trending topik terhangat di kampung. Para ibu berdaster masih saja membicarakannya. Warung Ibu masih menjadi primadona untuk berghibah. “Mbar, lamaranmu kok bisa batal?” tanya Bu Siti. “Cowoknya tergoda sama mantan.” Tuti yang menyahut. Aku melotot ke arah Tuti, Tuti hanya mengedikkan bahu dan memilih memakan pecelnya dengan nikmat. Tuti dan Yuyun sedang main ke rumahku. “Kasihan. Yang sabar ya, Mbar. Mungkin belum jodoh.” “Iya, Bu.” “Eh, calonnya Linda ganteng ya. Lebih ganteng dari mantan suaminya.” “Iya.” “Nikahnya kapan katanya?” “Tahun depan. Sekarang Linda kerja di kampus tempat calonnya ngajar.” “Oooo.” “Enak ya Bu jadi Linda, bisa nepotisme sama calon suami,” timpal Tuti. “Iya. Makanya kamu nyari suami yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN