Fitnah

1044 Kata

Fitnah Aku sedang berbaring di atas sofa, lelah rasanya. Beberapa hari ini aku mudah merasa lelah dan mengantuk. Plak. Pukulan kasar mampir ke bahuku. Aku menatapnya kemudian memilih memejamkan mata. “Kita itu datang buat bertamu Ambar. Malah kamu tidur terus.” “Lemes Tut.” “Kenapa kamu? Lembur terus ya?” “Ish ... apaan sih Tut?” “Wkwkwk. Oh iya kamu tahu gak info terbaru di desa.” “Apa?” “Linda sama Syam batal nikah?” “Serius?” “Iyup.” “Kenapa?” “Syam yang mundur, alasannya karena keluarga Linda terlalu banyak menuntut.” “Oh.” “Cuma oh aja.” “Lah, ngapain aku kepo. Udah bukan urusanku.” “Iya juga sih. Urusanmu sekarang ati-ati sama Linda. Dia kayaknya ngincer suami kamu.” Tuti duduk di sampingku, Yuyun sendiri lagi di kamar mandi “Gak nyangka sifat asli Linda parah ya, T

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN