Seperti rencana sebelumnya, kini Arsy, Via dan Daren berangkat menuju sebuah cafe langganan mereka untuk belajar bersama dalam rangka menghadapi ujian nasional. Arsy berpikir jika dirinya terus larut dalam masalah ini, ia tidak akan pernah menemukan titik terangnya. Selama dua minggu ini, Arsy menjadi pribadi yang lebih pendiam. Menjadi pribadi yang dingin jika berhadapan dengan Daniel. Sesekali Arsy berbicara jika Oma atau Bu Dina mengajaknya berbicara. Arsy benar-benar tidak peduli akan Daniel sekarang. Jika sebelumnya, saat Oma Nina memaksa mereka untuk berangkat sekolah dan Arsy menyetujuinya. Kali ini berbeda, Arsy justru menolaknya, ya walaupun dengan cara halus. Arsy merasa, Daniel lah sekarang yang mendekatinya. Jika dulu Daniel yang selalu menolak Arsy mentah-mentah, sekarang

