24. Sorot Luka

1021 Kata

Entah kenapa, permintaan Arsy barusan membuat Daniel bahagia. Bahkan cowok itu tersenyum saat keluar dari rumah membuat Oma Nina menatapnya heran. "Kamu mau kemana, Dan?" tanya Oma Nina. Daniel menoleh. "Mau kedepan, Oma, nyari sate." sahutnya. "Ngapain nyari sate, didapur juga Bu Dina masak banyak." Daniel menggeleng. "Arsy yang minta, Oma. Udah ya aku pamit dulu." Daniel kembali melangkahkan kakinya keluar. Tepat saat ia ingin menaiki motornya, ponselnya berdering. Nama Floria muncul pada layar ponselnya. "Halo?" "Kamu dimana? Dari tadi chat aku gak dibales, ih." ujar Floria terdengar sedang kesal. "Ada." "Iya kemana? Kok kamu tiba-tiba cuek sih sama aku?" Daniel menghela nafasnya perlahan. "Ada apa sih, Flo? Aku lagi buru-buru sekarang." "Kamu kenapa sih jadi beda sekarang?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN