Dastan: ~~~~~ Hari ini hari kedua Kiara di rumah sakit. Pagi tadi Kiara baru saja melakukan prosedur operasi untuk keguguran. Dia bahkan nggak mengizinkan gue untuk menemani sebelum proses kuret dilaksanakan. Jam istirahat siang, gue menyempatkan diri menengok Kiara di rumah sakit. Saat gue masuk kamar rawat inap Kiara, mendapati Geraldy sedang mengatur posisi sandaran ranjang. "Segini cukup?" kata Geraldy sambil menekan tombol di ujung ranjang. "Iya cukup, makasih." Gue berdeham, Kiara menatap gue dingin, tatapannya mengintimidasi banget, tapi wajahnya datar tanpa ekspresi--seperti biasa. "Udah lama, Ger?" tanya gue basa basi. "Setengah jam-an." "Lo nggak kerja?" "Gue orang lapangan, setelah cheklock bisa buru-buru out dari kantor," jawab Geraldy dengan wajah songongnya, bikin

