Dunia Meisya seakan runtuh ketika dokter wanita itu mengatakan bahwa kemungkinan besar, saat ini dirinya tengah mengandung. Tentu saja kabar tersebut membuat sang nyonya pemilik toko kue menjadi murka dan saat itu juga, memecat Meisya. Bukan hanya sang mama, Juan pun nampak begitu marah, dan mencaci maki gadis itu habis-habisan. "Sok suci, menolak ketika akan aku sentuh! Tapi nyatanya apa? Kamu ternyata gadis murahan yang kotor! Kamu bahkan lebih kotor dari binatang!" Juan meludah begitu saja ke arah Meisya dan tepat mengenai pakaian wanita muda itu. Meisya yang masih shock mendengar kabar kehamilannya tersebut, semakin terluka mendengar hinaan dan caci maki dari Juan. Meisya yang masih lemas, memaksakan diri untuk pulang karena tak ingin mendengar cemoohan yang lebih menyakitkan dari

