"Sam! Jangan sia-siakan waktumu untuk mencari gadis yang tak penting itu!" seru sang mama ketika Samuel berlalu begitu saja, meninggalkannya. "Lebih baik, kamu pikirkan lagi masa depanmu, Sam! Gagal menikah dengan Rachel, bukan berarti kamu harus menunda untuk menikah! Di luar sana, banyak gadis yang mengantri ingin kamu nikahi! Pilih saja salah satu dari mereka!" lanjutnya seraya beranjak, mengejar sang putra. "Sam! Tunggu!" teriak Mama Gloria ketika melihat sang putra masuk ke mobil. "Mama belum selesai bicara, Sam! Jangan jadi anak durhaka dengan pergi begitu saja!" Samuel tersenyum sinis mendengar perkataan sang mama. "Anak durhaka? Apa Mama pikir, Mama bukan anak durhaka? Mama biarkan oma pergi meninggalkan rumah, setelah opa meninggal dunia, dan mama masih berpikir bahwa Mama ad

