Bab. 13 - Rencana Juan

1115 Kata

Baru saja Meisya membuka pintu dan melongokkan kepala keluar, tatapannya bertemu dengan tatapan Juan yang tengah tersenyum licik. Pemuda itu berdiri dengan melipat kedua tangan di depan d**a, di samping wanita paruh baya berbadan gendut pemilik kontrakan rumah petakan yang dihuni Meisya. Gadis itu pun dapat menebak jika semua ini pastilah ulah Juan, yang tidak menginginkan dirinya hidup dengan tenang. Laksmi yang kemudian keluar dari kamar Meisya dan melewati gadis itu begitu saja, lalu mendekati wanita paruh baya tersebut. "Tante Lis, maaf, apa kita bisa bicara sebentar," pinta Laksmi dengan sopan. "Kenapa, Mi? Kamu mau membelanya, hem?" tanya pemilik kontrakan tersebut. "Aku tidak masalah jika kamu yang tinggal di sini karena selama ini kamu tidak pernah membuat ulah, meski aku tahu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN