Bab. 25 - Entahlah

1193 Kata

Samuel terlihat sangat antusias ketika mengantar Meisya ke rumah sakit di mana putri kecil mereka berdua menjalani perawatan intensif. Setibanya di sana, baik Samuel maupun Meisya sudah tidak sabar ingin melihat bayi mungil tersebut. Samuel pun segera mendorong kursi roda Meisya menuju ruang NICU di mana sang putri dirawat dan tak mengizinkan ketika kursi roda Meisya akan diambil alih oleh perawat. "Tidak perlu, Sus! Biar aku saja karena dia istriku," larang Samuel yang seketika mendapatkan hadiah cubitan di punggung tangannya dari Meisya. "Istri-istri! Enak aja, ngaku-ngaku," gerutu wanita belia tersebut dengan bibir mengerucut. Samuel yang mendorong kursi roda sambil menunduk dapat melihat wajah Meisya dan pria tampan itu pun tertawa. Tawa yang semakin menambah pesona Samuel dan da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN