Bab. 17 - Orang Baik

1079 Kata

Eyang Tuti sangat bersedih mendengar kabar memprihatinkan tentang kondisi Meisya. Tangis wanita tua itu pun semakin menjadi ketika melihat kepanikan tim medis, serta mendengar selentingan kabar jika stok darah yang cocok untuk golongan darah Meisya saat ini habis. Mini sigap menawarkan diri meski dia belum mengetahui apakah golongan darahnya dengan golongan darah Meisya cocok atau tidak. "Saya mau mendonorkan darah saya, Dok. Siapa tahu cocok." Wanita berusia sekitar 25 tahun yang merupakan seorang janda tanpa anak dan sudah mengabdi di rumah singgah milik Eyang Tuti cukup lama itu, menatap dokter yang baru saja keluar dari ruang tindakan dengan penuh pengharapan. Berharap jika darahnya cocok untuk Meisya dan ibu muda yang baru saja melahirkan itu dapat diselamatkan. "Baik, Mbak. Silak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN