Rencana Honeymoon Ivan

1218 Kata

“Oh my... Dear God! Hazel, Loli, kalian ngapain, Sayang? Ini apa ini?” suara Maya melengking dari ambang pintu. Brak! Pintu kamar terbuka lebar, dan suasana langsung berubah tegang. “Ma! Mm... Mama masuk kamar kenapa nggak ketuk dulu?” protes Hazel dengan wajah pucat, seperti baru ketahuan nyolong cokelat di lemari dapur. Loli buru-buru mengangkat satu mi cup dari tumpukan, nyengir kuda. “Ini mi instan, Ma.” Maya menyipitkan mata, nadanya makin tajam. “Mama tahu itu mi instan. Tapi kenapa beli sampai satu kardus? Ide siapa ini, hah?” Hazel dan Loli saling tuding, ekspresi mereka udah kayak lihat hantu. Sementara Maya berdiri terpaku, matanya membelalak melihat tumpukan mi cup yang seabrek di depan mata. Ini jelas bukan belanja biasa, ini pertanda anak-anaknya mulai langganan makan n

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN