Episode 14

1722 Kata

Setelah mengangguk pelan, aku melangkah keluar untuk menghampiri Pak Burhan yang sepertinya masih berada dalam bagasi. Terlihat Pak Burhan tengah berdiri dengan wajah cemasnya.   “Pak, dipanggil Mama.” Sontak, Pak Burhan pun terkejut saat menyadari jika aku menghampirinya.   “O-oh, i-iya Non.” Langkah kakinya berjalan masuk terlebih dahulu, sementara aku mengikutinya di belakang. Wajah Pak Burhan terlihat gugup begitu terhenti di ruang keluarga dan mulai menatap ke arah Mama.   “Pak Burhan, bisa tolong jelaskan ke mana Bapak selama ini mengantar Celine pergi?” Mama yang semula terduduk mulai bangkit sambil terus menatap Pak Burhan. Pak Burhan sempat melirik ke arahku sejenak sebelum akhirnya kembali menatap Mama dengan wajah gugupnya.   “A-anu, Bu. Saya..”   “Bapak sadar gak kalau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN