Acara akad nikah Arum dan suaminya sudah selesai beberapa jam yang lalu. Tamu dari keluarga, tetangga dekat, hingga relasi kerja Arum serta papanya pun mulai berpamitan pulang. Akad nikah dilaksanakan tadi pagi, dan saat ini sudah menjelang tengah hari. Eka yang mengunyah getir tusuk sate dengan bumbu yang masih menempel sedikit itu pun didatangi mempelai wanita yang berjalan ke arahnya. "Makan itu satenya. Mana ada tusuknya begitu, Ka?" Eka mendongak. Dilihatnya Arum yang menjulang. Kemudian ikut duduk di sampingnya. "Kenapa sih? Nggak selera banget kayaknya. Galau?" Eka mendesah. Dijatuhkan tusuk sate ke piring yang sudah tandas isinya sejak tadi. "Gue bisa galau juga ternyata ya? Selain pas lo tinggalin dulu. Yang ini parah banget." Arum mengernyit. "Gara-gara?" "Cewek gue. Dari k

