Kaca mobil mewah itu pun terbuka dan menampilkan sosok pria yang usianya hampir sama dengan Dehan. Delika mengernyit sambil menatap pria itu, seakan ia pernah melihatnya. Tapi Delika tidak ingat sama sekali. "Kamu Delika, kan?" tanya pria itu, sampai membuat Delika semakin terkejut. "Loh, dia tahu nama gue?" batin Delika. Delika pun menganggukkan kepalanya pelan sambil berusaha mengingat pria tersebut. Pria itu sudah mematikan mesin mobilnya, lalu turun dari mobil. "Om tahu, kamu pasti lupa, kan?" "Iya, Om," jawab Delika jujur. "Oke. Om kasih clue deh buat kamu," ujar pria tersebut sambil mengusap-usap dagunya dengan jari tangan. "Om ini sahabatnya Papa kamu. Papa kamu dulu rekan bisnis Om, tapi sekarang udah enggak lagi. Om dulu sering main-main sama kamu, sebelum pergi ke Korea. In

