Melihat tangisan Delika, Alika memutuskan untuk masuk ke kamar dan menemui suaminya. Ia harus tahu apa yang sedang terjadi di antara Dehan dan Delika. Kedua memang sering bertengkar, namun Delika tidak pernah menangis seperti itu. Saat masuk ke dalam, Alika melihat Dehan yang terduduk di tepi kasur sambil meremas rambutnya sendiri. Seakan suaminya sedang mengalami frustrasi. Alika pun langsung menghampiri Dehan dan duduk di sampingnya. Ia memegang pundak Dehan. "Ada masalah apa? Kenapa Delika sampe nangis kayak gitu?" tanya Alika. Dehan hanya menggeleng. Saat ini, Dehan sedang merasa bersalah dengan apa yang telah ia lakukan pada putrinya. Dehan tidak menyangka, dirinya tega menampar Delika yang selama ini selalu ia manja. Sementara Alika masih bingung dengan situasi saat ini. "Coba ce

