Bab 38

1608 Kata

Sepeninggal Dehan dan Delika, Keynan kembali menarik kerah jaket Asgar dan memukul perutnya. Keynan memukulnya berulang kali, sampai Asgar merasa lemas. Perutnya benar-benar terasa semakin sakit. Tak hanya di perut, Keynan juga memukuli wajah Asgar hingga menimbulkan luka memar di bagian pipi, pelipis dan sudut bibir. Bahkan penjaga rumah Dehan tidak berdaya, karena Dehan melarangnya untuk membantu Asgar. Saat Keynan hendak memukul wajah Asgar lagi, Asgar langsung memukul perut Keynan, sampai Keynan mundur beberapa langkah dari tempat sebelumnya. "Jauhi Delika!" teriak Keynan sambil memegangi perutnya. "Dia itu calon istri aku! Aku nggak akan pernah biarin kamu dekat sama dia! Aku bakal ngelindungi dia dari penipu kayak kamu!" Asgar mendecih, kemudian menyeringai. "Aku nggak akan pernah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN