Ben datang di saat yang tepat. Pria itu langsung menghampiri menantu kesayangannya sambil membelai rambutnya. Ia tersenyum bahagia bisa melihat Alika saat ini. Tak lupa, Ben menanyakan kondisi Asgar yang masih terbaring di atas tempat tidur sambil menatap ke arahnya. "Papa kok bisa tahu kami di sini?" tanya Alika. "Aku tadi yang nelpon Om Ben," sahut Malvin. "Dehan juga aku telpon, tapi nggak direspon sama dia. Makanya aku telpon kamu sama Om Ben." "Oh, gitu." "Kek," panggil Asgar. Ben menoleh sambil tersenyum. "Kamu khawatir ya sama Delika?" "Iya, Kek. Kakek tahu dimana Delika?" tanya Asgar cemas. "Tadi sebelum pingsan, aku lihat Delika dibawa paksa naik mobil jeep. Ada enam orang yang nyerang aku waktu di jalan tadi." Ben menghela napas panjang. "Delika ada di rumah Kakek sama Pap

