Setelah selesai mandi, Asgar melihat Delika sedang tertidur di kasur. Istrinya masih mengenakan piyama handuk dengan rambut yang sudah setengah kering. Ia berjalan mendekati sang istri, kemudian duduk di sampingnya. Asgar menyingkirkan rambut-rambut halus yang menutupi wajah cantik Delika. Asgar sedikit mencondongkan tubuhnya agar menempel dengan tubuh Delika, lalu tangannya bertumpu di atas bantal yang dipakai istrinya. Pria itu menatap Delika dalam jarak yang sangat dekat. Asgar mencium dahi Delika, kemudian turun ke mata, hidung, pipi dan berakhir di bibir. Saat Asgar masih mencium bibir Delika, ternyata Delika sudah membuka matanya. Tindakan Asgar kali ini membuat Delika sedikit terkejut, namun enggan untuk melawan. Ia justru mengalungkan kedua tangannya di leher Asgar. Asgar langsun

