Kini, Asgar sudah berada di ruangan, tempatnya bekerja sebagai seorang photographer. Tapi sayangnya, beberapa kali Asgar tampak tidak fokus pada pekerjaannya, bahkan sampai ditegur oleh kliennya sendiri. Itu karena semua hasil fotonya hari ini tampak buruk dari biasanya. Padahal, Asgar terkenal sebagai seorang photographer handal di perusahaan tersebut. Memang, yang saat ini sedang mengganggu pikiran Asgar adalah Delika. Perasaan bersalah terus menghantui pikirannya. Menurutnya, perkataan yang ia lontarkan pada Delika terlalu buruk. Tidak baik untuk mental dari wanita itu sendiri. Bisa saja Delika mengira, Asgar masih kesal atas kejadian yang menimpa Clara kemarin. Sejujurnya, Asgar bingung pada dirinya sendiri. "Lo kenapa, Gar? Gue lihatin, lo ngelamun mulu dari tadi. Sampe dikomplain t

