Bab 23

1276 Kata

POV Irfan Setibanya di kantor, aku, Papa Angga, dan Eyang Irgi langsung ke ruangan. Ruangan kerja yang dikhususkan untuk Papa Angga. “Pah, apa Papa yakin Alex akan datang?” tanya Papa Angga. “Ya, yakin sekali, Papa penasaran dengannya, kenapa ingin menghancurkan perusahaan ini, perusahaan yang telah Papa bangun lama.” Eyang sangat penasaran motif dari Pak Alex. Kemudian, selang setengah jam, Pak Alex pun datang. Ia bicara dan berperilaku layaknya seorang sahabat yang benar-benar prihatin akan terpuruknya teman karibnya. Padahal di hatinya mungkin sedang tertawa, menertawakan keberhasilannya. “Hei, ada apa ini kawan?” tanyanya ketika baru saja datang, ia mengulurkan tangannya dan mengecup punggung tangan eyang yang sedang duduk di samping Papa Angga. “Duduk Alex!” suruh papa dengan na

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN