Bab 33

1224 Kata

POV Anggi Eyang Irgi telah menceritakan sebagian masa lalunya, dan itu sungguh di luar pikiran kami. Semua yang terjadi saat ini bukan karena iri atau dengki atas persaingan bisnis, ternyata karena dendam kesumatnya Alex lah yang menyebabkan masalah kami tak sudah-sudah. Eyang terus menerus menyebutkan bahwa wanita sebayanya yang berada di depan kasir adalah sekretaris almarhum papanya Alex terdahulu. Hingga akhirnya menyeretku paksa untuk ikut menemuinya. “Anggi, kita samperin Retno, kamu yang bicara padanya, ya,” suruh Eyang. Aku pun mengangguk, lalu bangkit mengikuti arah langkah eyang berjalan. Di sudut keramaian kantin rumah sakit, aku pun menghampirinya dengan perlahan bersama eyang, juga dibuntuti oleh papa yang ingin membayar ke kasir. “Retno,” sapa eyang pelan. Kemudian, wan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN