48

974 Kata

Tubuhnya kurus tapi sangat berotot, otot lengannya terlihat kekar mengintip dari lengan bajunya yang robek. Laki-laki itu cepat-cepat keluar kamar setelah meletakkan baskom berisi air hangat, masih sambil terus menunduk dalam. Wajahnya hampir-hampir tak terlihat karena terlalu dalam menunduk. Djong membersihkan guratan di lengan dan d**a dengan potongan kain jarik yang dicelupkan dalam air hangat, lalu membasuh seluruh tubuhnya. Cakaran-cakaran memanjang warna merah terasa pedih. "Terbuat dari apa kuku mereka sampai seperti ini," gerutu Djong. Djong langsung tidur setelah merasa segar, baru saja ia masuk alam mimpi tiba-tiba suara pintu diketuk dengan keras. "Apalagi ini …." Djong mendengus. Ia menyeret kakinya, menutupkan kain sorban di kepalanya sampai menutupi wajah. Lalu membung

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN