Lima hari setelah pertemuan terakhirnya didepan rumah, Rumi tidak lagi berhubungan dengan Ilham. Bukan karena laki-laki itu sudah melupakannya, tapi karena Rumi mencoba menjaga jarak dengannya. Catat, menjaga jarak, bukan menjauhkannya. Yaa, Rumi merasa ini sudah saatnya untuk tidak lagi berharap-ria dengan laki-laki yang berstatus calon suami orang. Dan nyatanya saja, laki-laki itu selama ini hanya menganggapnya teman, ya teman. "Lo yakin?" Ani membuka suara diantara puluhan orang yang sedang ada dalam restoran. Wajah perempuan itu menelusuri mata sahabatnya yang ada didepannya itu. Tapi Rumi tidak sama sekali mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan Ani sejak tadi. Dia sibuk dengan buku yang ada ditangannya. "Jadi selama ini, lo ngehindar dari Ilham?... Apa lo benar-b

