Letta bisa merasakan ketika Marco mulai menyentuh setiap inci tubuhnya membuat Letta hanya bisa memejamkan matanya tersebut apalagi ketika Marco bermain-main dengan kedua Sisi sensitif nya mencengkeramnya dengan kuat membuat rasa ngilu yang kini Letta rasakan belum lagi pergerakannya diatas tubuhnya membuat luka Letta yang bahkan belum mengering kembali mengeluarkan darah segar membuat rasa perih yang menyengat namun Marco seolah tidak mempedulikan Hal tersebut Marco menyadari perban yang melekat pada perut Letta kini terdapat bercak darah namun itu seolah tidak menjadi penghalang bagi Marco ketika Marco mulai memasuki inti milik nya tanpa aba aba membuat Letta langsung membulatkan matanya ini kali kedua mereka melakukannya namun tentu saja Suasananya sangat berbeda jika dulu mungkin merek

