52.luka terdalam

1071 Kata

Metta perlahan mulai mengerjapkan matanya Entah kenapa Rasanya seluruh tubuhnya terasa sangat sakit bahkan kepalanya berdenyut dengan hebat membuat Letta meringis sambil mengulurkan tangannya memijat pelipisnya namun Entah kenapa gerakannya terhenti ketika merasakan sesuatu yang terasa asing yang melekat pada pergelangan tangannya tersebut membuat Letta akhirnya mulai mengerjapkan matanya untuk memfokuskan pandangannya, yang pertama Dia lihat adalah langit-langit kamar bernuansa putih dengan aroma yang sangat familiar, Letta Tahu betul aroma ini yang bercampur dengan aroma lainnya keduanya sangat Letta kenali membuat Letta melihat pergelangan tangannya yang sudah di hiasi beberapa selang infus membuat Letta membulatkan matanya, pikirannya langsung teralihkan ketika terakhir kali dia sadar.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN