Letta melangkahkan kakinya perlahan keluar dari rumah sakit setelah selama seminggu dia terkurung dalam ruangan berbau obat tersebut,Letta masih merasakan tubuhnya yang terasa lemas tidak bisa berbuat apa-apa ketika pagi-pagi sekali Desi mengunjunginya dan mengatakan bahwa dia sudah meminta dokter untuk mengizinkan Letta pulang dan untuk berikutnya Desi sendiri yang akan merawat Letta di rumah. Entah kenapa semenjak kejadian itu Letta seolah tidak mempunyai semangat hidup lagi, dia tidak tahu lagi apa yang harus dia lakukan untuk menjalani hidupnya bahkan usahanya untuk lenyap dari muka bumi ini saja terasa sulit, seolah Tuhan tidak membiarkannya untuk pergi begitu saja dengan tenang, seolah Tuhan juga menghukumnya atas kesalahan yang sudah diperbuat dan semenjak itu pula Letta tidak terl

