Us 20. Interview

1064 Kata
 Satu jam yang lalu Letta sudah bersiap-siap dia bangun pagi, mandi, sarapan melakukannya semuanya dengan senyum mengembang karena kali ini dia memiliki keberuntungan yang sangat bagus karena semalam Dia baru saja mendapatkan kabar bahwa dia saat ini akan di interview kerja di salah satu kedai kopi yang memang sudah lama sangat diincar nya dan jaraknya juga tidak terlalu jauh dari apartemen membuat Letta semakin bersemangat Namun semua antusiasmenya itu tiba-tiba saja memudar ketika tiba-tiba membuka pintu apartemen dan seseorang sudah berada di hadapannya “Selamat pagi" ucap Harris membuat Letta hanya menghela nafas panjang nya "ada apalagi  pagi-pagi sudah berada di depan pintu apartemen orang lain?" Tanya Letta membuat Haris menatap kearah jam di pergelangan tangannya " Saya hanya menjalankan tugas "ucap Haris kembali membuat Letta teringat dengan ucapannya sebelumnya bahwa dirinya ditugaskan oleh Marco untuk mengetahui semua apapun yang Letta lakukan  " dan Sepertinya aku sudah mengatakan bahwa Aku membantah Semua peraturan yang tuan Anda inginkan "ucap Letta Namun sepertinya Haris tidak berniat sedikit pun untuk mendengar ucapannya " dan seperti yang sudah Anda duga Tuan tidak akan menerimanya begitu saja saya sudah menempatkan dua pengawal di bawah dan akan mengikuti Anda kemana pun anda berada saya hanya memastikan dan juga memberikan kabar ini kepada Anda “ ucap Haris dengan nada datarnya tanpa ekspresi dan juga tanpa ada nada naik dan turun membuat Letta menatapnya dengan alis terangkat  " jika kalian bersikeras untuk menempatkan dua orang pengawal dan mengikuti terus-menerus selama aku di luaran sana seperti anak Presiden apa nanti pandangan orang orang, mereka juga tidak akan percaya dengan penampilan ku yang seperti ini, jadi saya mohon Bisakah Tuanmu itu memberikan pengertian  sedikit saja kepadaku, setidaknya jangan biarkan mereka berdua secara terang-terangan mengikutiku beri mereka jarak 2 meter dan tanpa aku melihat mereka baru boleh mereka mengikuti ku Kemanapun aku berada " Ucap Letta   membuat Haris terdiam sejenak  "Baiklah mereka akan mengawasi tanpa anda ketahui"ucap Haris membuat Letta menggangguk setelah itu hendak berbalik namun lagi-lagi Haris menghentikannya “  apa jadwal Anda hari ini?” Tanga Haris kembali membuat Letta  kembali berbalik "well Sepertinya anda salah menduga Saya tidak mempunyai jadwal terperinci seperti Tuan anda, Saya akan melakukan apapun yang terpikirkan saat ini dan melakukannya jadi saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan hari ini jadi lebih baik anda mendapatkan laporan dari dua pengawal yang anda tempatkan saja das  dan sepertinya Anda juga orang yang sibuk jadi lebih baik anda segera pergi dan saya melakukan kegiatan saya bagaimana "Ucap Letta membuat Haris terdiam sebelum akhirnya membiarkan Letta pergi dan  langsung masuk kedalam list tentu saja dengan lift yang berbeda dari kaki tangan Marco tersebut membuat Letta akhirnya mengeluarkan semua caci makinya Entah kenapa hari-harinya sepertinya akan terlihat lebih berat saat bertemu dengan Marco sampai akhirnya Letta tiba di lobi apartemen dan yang membuat Letta mengerutkan keningnya seberapa cepat kerja dari anak buah Marco ketika Letta melihat Haris sudah berbincang dengan kedua anak buah yang sepertinya akan ditugaskan untuk mengawalinya tersebut membuat Letta tidak mau tahu dan bersikap Acuh setelah itu pergi melewati mereka bertiga dan Letta juga sempat melihat Haris langsung menyuruh mereka untuk mengikuti dirinya. seperti yang sebelumnya Letta minta kedua pengawal itu mengikuti Letta tanpa  dicurigai orang lain dan tanpa membuat Letta merasa terbebani, Letta berjalan menyusuri trotoar untuk menuju coffee break tempat nya akan bekerja dan hanya membutuhkan waktu 15 menit berjalan dia sudah sampai membuat Letta menarik nafasnya terlebih dahulu sebelum menghembuskannya perlahan, entah kenapa Rasanya dia semakin gugup membuat Letta akhir nya menarik pintu coffe break tersebut yang masih bertuliskan tutup sebelum akhirnya masuk, Letta langsung berpapasan dengan seorang laki-laki yang tengah membersihkan lantai coffe break tersebut "Permisi selamat pagi" Sapa Letta  membuat laki-laki tersebut menghentikan gerakannya dan menatap kearah Letta dengan alis terangkat " Selamat pagi " jawabnya masih dengan tatapan bingung membuat Letta hanya bisa menampilkan senyumnya  "Pagi ini saya sudah membuat janji dengan Bapak Noah untuk interview kerja Apa beliau ada? "Tanya Letta membuat orang tersebut akhirnya tersenyum " Oh beliau ada, Anda bisa langsung ke ruang kerjanya ada di lantai dua dan hanya ada satu ruangan Tunggu saja di sana beberapa menit” Ucap orang tersebut membuat Letta akhirnya mengangguk dan mengikuti perkataannya,Letta langsung berjalan menaiki anak tangga dan membuka pintu yang memang hanya ada satu  di lantai 2 tersebut yang sepertinya menjadi ruang kerja milik Noah, Letta menunggu beberapa menit sampai akhirnya pintu ruangan terbuka menampilkan laki-laki yang sebelumnya dia temui  "Maaf anda menunggu lama?” Tanya  nya membuat Letta  langsung berdiri melihat laki-laki itu langsung berjalan dan duduk di kursi di hadapannya "Anda Bapak Noah?" Tanya Letta dengan ragu-ragu membuat laki-laki tersebut tersenyum lebar setelah itu mengulurkan tangannya "ya perkenalkan saya Noah" ucap laki-laki yang sebelumnya sedang mengepel lantai cofe break tersebut membuat Letta langsung bergegas menyambut uluran tangan tersebut  "saya Letta " ucap Letta membuat Noah tersenyum "Silakan duduk" ucap Noah  membuat Letta kembali mendudukan dirinya  "Saya sudah membaca tentang riwayat pekerjaan Anda, Anda yakin anda sebelumnya menjadi seorang pramugari?" Tanya Noah membuat Letta menganggukkan  kepalanya apakah dirinya tidak seperti seorang pramugari mungkin karena memang penampilannya berbeda tanpa seragam pikir Letta  "saya bukan nya mencurigai Anda atau tidak mempercayai Anda hanya saja saya sedikit tidak percaya kenapa seorang pramugari melamar pekerjaan di coffee break seperti ini?” tanya  Noah yang sepertinya tidak mengerti dengan pikiran Letta membuat Letta hanya tersenyum menanggapi nya “ Sebenarnya saya sudah bosan untuk naik pesawat "ucap Letta dengan polosnya membuat Noah terdiam sejenak sebelum akhirnya tertawa " anda bosan naik pesawat? "Tanya Noah membuat Letta hanya menganggukkan kepalanya " Jadi anda sekarang sedang ingin kesehariannya menghirup bau kopi Bagaimana jika anda bosan untuk menghirup bau kopi Anda pun akan  keluar dari pekerjaan ini? " Tanya Noah kembali membuat Letta langsung memiringkan kepalanya  "bukan itu maksud saya Maksud saya, saya ada alasan tertentu untuk keluar jadi pramugari bukan berarti saya bisa melepaskan pekerjaan  yang sudah saya dapatkan dengan mudah begitu saja "ucap Letta membuat Noah lagi lagi tergelak dengan jawabannya membuat Letta Entah kenapa merasa jika dirinya terlihat konyol di hadapan calon Bosnya itu, apakah jawabannya memang selucu itu terdengar olehnya, namun kesan pertama yang bisa Letta ambil dari laki-laki di hadapannya ini adalah pertama dia suka tertawa, kedua dia juga sepertinya bisa menebak isi pikiran orang dan ketiga Mungkin dia hobi mengepel lantai pikir Letta membuat dirinya kembali menatap kearah Noah yang melihat Berkas berkas yang sebelumnya pernah dikirimkan untuk melamar pekerjaan di coffe break miliknya
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN