10. BERSENANG-SENANG

1282 Kata

Dua pukulan di perut pria botak itu membuatnya mengeluarkan darah saat terbatuk. Ia merasakan tulang rusuknya patah dan segera mundur menjauhi Vanya. Ia berteriak kepada laki-laki yang satunya. “Habisi wanita itu! Aku tetap tidak akan rugi jika harus bercinta dengan mayat jika wanitanya secantik dia!” perintah si botak tidak tahu diri. Vanya tersenyum miring tidak menanggapi perkataan para pria bodoh itu. Ia menghajar lawannya yang hanya tinggal satu lagi. Pria ini lebih hebat dari pria sebelumnya. Beberapa kali, Vanya terkena tendangan dan pukulan. Namun, serangan-serangan itu tidak akan menyurutkan semangatnya untuk menghabisi pria b******n itu. Vanya meninju wajah pria itu. Saat lengah, ia segera menaiki bahu dan berguling dengan cepat memelintirkan kepala lawannya hingga tak bernyaw

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN