Bab 32

1067 Kata

Jika takdirku adalah kematian, lantas yang kuinginkan adalah sebuah alasan yang jelas. Mengapa mereka begitu repot mencabut nyawaku sedangkan ada malaikat yang menjalani tugasnya sendiri. Mengapa pula dia begitu bersusah payah memisahkanku dengan Gilbert hingga rela mengorbankan kebebasannya demi mengambil nyawaku. Ah, harusnya dia bisa mengatakan baik-baik kepadaku. Kami sesama perempuan, aku tahu bagaimana rasanya jika lelaki berkhianat atau pun lelaki yang masih tidak bisa melepaskan masa lalunya. Terlebih Gilbert pernah pergi dengan alasan tidak bisa lepas dari masa lalunya.  Di dalam ruangan yang gelap ini, hanya satu berkas cahaya yang menyinari tubuhku. Tidak ada rasa sakit itu lagi, yang ada hanyalah rasa sunyi dengan kenangan yang berputar seperti video player. Menampilkan diriku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN