"Sebenarnya berantem sama Egi atau sama Mas? Kenapa kalian bisa pulang barengan gini?" Aira mengernyit melihat anak gadisnya pulang langsung melesat ke kamar dan tidak berselang lama kakaknya menyusul. Elvan mengembuskan napas berat, ia kembali mengetuk pintu kamar sang adik. "Cuma ada masalah sedikit, Ma." Aira memandang curiga, wanita itu ikut cemas pintunya tidak kunjung dibuka. "Heran Mama sama Mas, dari kemarin berantem terus sebenarnya ada apa?" "Ini kenapa, Ma?" Papanya muncul dari arah belakang setelah melihat istrinya tidak ada di ruang tengah dan mendengar suara di kamar anak kesayangan. Mama mengedikkan bahu sebelum menggerakkan dagu ke arah putra sulungnya, dan papanya sudah menatap tajam menuntut penjelasan. Kayla memang sangat disayang Faizal, papanya, juga paling dipe

