“Aku senang kamu mengadakan konfrensi pers untuk menjelaskan semuanya.” Suara Nyonya Sofia dari ruang tengah menghentikan langkah Andromeda yang baru tiba dari kantor. “Oma belum tidur?” Andromeda berbalik menuju ke arah wanita tua yang tengah menyesap teh chamomile dari cangkirnya, meraih tangan keriput itu dan menciumnya dengan takzim. Dia kemudian ikut duduk di samping Nyonya Sofia. “Aku dengar dari Christof bahwa kamu juga sudah berbicara pada ibunya Emily.” Andromeda tersenyum dan mengangguk, “Iya. Semuanya baik-baik saja, Oma. Jangan terlalu banyak pikiran, oke?” Nyonya Sofia berbalik menatap Andromeda dan menangkup kedua pipi pemuda itu dengan tangan keriputnya, “Buah jatuh memang tidak pernah jauh dari pohonnya.”

