Seperti pasangan muda-mudi pada umumnya, Jaden pagi ini membawa Kayana berjalan-jalan di kawasan hits Jakarta. Masih cukup sepi, tapi itu memang tujuan Jaden. Ia tidak ingin terlalu berdesakan dengan banyak orang sekalipun beberapa tempat jajanan masih tutup. Setelah memarkirkan mobil, tanpa ragu Jaden menggenggam tangan Kayana saat keduanya berjalan di trotoar. Sesekali ia melirik Kayana lalu tertawa bersama ketika tanpa sengaja tatapan mereka bertemu. Jaden mengulum senyumannya. Kebahagiaannya memang sesederhana ini. Hanya bersama Kayana, hanya dengan keberadaan perempuan itu hatinya yang terasa rusak pun kini membaik. Perasaannya yang terluka pun kini terasa mulai sembuh kembali. Membuat Jaden semakin yakin bahwa hanya Kayana pendamping terbaik untuknya. Hanya Kayana yang mampu menj

