Untuk kesekian kalinya suara cambukan menggema di seluruh ruangan yang dingin dan sunyi itu. Darah segar menetes begitu saja ke lantai yang kontras karena perbedaan warna. Berto telah mencambuki Fina untuk meredam emosinya kala mendengar bahwa Chen Li membawa Varizen ke mansionnya. Pasti Chen Li akan memberi perlindungan lebih untuk gadis. Kesempatan untuk membawanya pergi pun kian menipis. “Hah! Aku tak percaya kalau Varizen tak dapat kubawa pergi,” ucapnya sambil terus melayangkan cambukan. Suara Fina tak terdengar lagi, dan dia hanya terlentang pasrah dengan kesadaran yang kian menipis. Wanita itu menyesal mengenal iblis seperti Berto. Penyiksa, psikopat. Dia lelah dan ingin semua berakhir. Mungkin mati adalah jawabannya. “Hey, jalang!” teriak Berto sambil menendang kaki Fina den

