Tik, tik, tik begitulah bunyi detik jam yang mengisi seluruh ruangan milik Chen Li. Lima belas menit telah berlalu, Jordan masih setia berada di samping pria itu tanpa berkata apapun setelah memberitahu permintaannya sudah dikerjakan dengan baik. Chen Li masih diam karena memikirkan segala kemungkinan yang terjadi. Haruskah dia mengundang Felisia untuk makan malam? Bagaimana kalau wanita itu menolaknya? Belum beraksi saja, ia sudah takut duluan. Mana Chen Li yang berkuasa, ternyata lembek dengan hal yang namanya cinta. “Apakah aku perlu berdandan, Jor?” Chen Li bangkit dari ranjang untuk berkaca di depan cermin. Dia memutar tubuhnya kekanan dan ke kiri sampai Jordan tak tahu lagi harus bicara apa. “Saya rasa, Anda tak usah berdandan.” Cukup memakai baju santai saja di rumah, tak usah

