Jalan di Tempat

1056 Kata

Suara hembusan udara melalui pendingin ruangan terdengar samar-samar ketika Kaylila membuka matanya. Tak ada siapa pun di dalam ruangan yang ia tempati saat ini. Kosong, hanya ia seorang diri. Kaylila merasakan nyeri pada pergelangan tangan kanannya. Ketika ia hendak mendekatkan jari ke wajahnya, terlihat perban telah terikat di bagian telapak tangan kananya, beserta selang infus yang terpancang pada tiang di atas pembaringannya. Ia meringis ketika kepalanya terasa sedikit pusing. Kemudian, ia mencoba mengingat kejadian yang menimpa sebelumnya. Ingatannya seketika muncul pada Gladys yang telah menghancurkan mimpi dan hidupnya. Perempuan yang memporak porandakan kehidupan rumah tangganya dengan Nosa. Perempuan yang sebut sebagai Pelakor. Tak terasa, tetes air mata kembali mengalir lewa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN