Lelaki b******k

1188 Kata

Nosa baru membuka laci meja kerjanya, ingin mengambil ponselnya yang sedari tadi terus bergetar. Pada layar monitor terpampang beberapa kali panggilan dari rumah. Nosa cepat tanggap dengan panggilan itu. Secepat kilat, ia mengambil kunci mobil dan membawa ponselnya kemudian berjalan dengan tergesa keluar dari ruangannya. Lia, sekretarisnya yang berada di depan ruang kerjanya belum sempat bertanya, Nosa telah berlalu pergi. Haris yang melihat Nosa terburu-buru juga mengerutkan keningnya. Pasti telah terjadi sesuatu dengan Nosa atau Kaylila. Haris dan Lia saling bertatapan sama-sama mencari tahu ada apakah sebenarnya dengan Nosa. Nosa menyalakan mesin mobil, kemudian menancap gas dengan kecepatan tinggi. Pikirannya sedang kalut, ingin segera tiba di rumah. Bila ia terlambat sedikit saja,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN