“Mommy! Aldo ngompol!” lapor Elly padaku. Aku yang tengah mengambil masakanku dari penggorengan menjawabnya tanpa menoleh, “Bisakah Elly melepas celana adik?” “Bisa!” sahutnya cepat lantas berlari dengan semangat kembali ke kamar bayi. Entah apa yang dikerjakannya, aku belum sempat memeriksanya. Namun aku yakin Elly akan berusaha yang terbaik untuk adiknya tersayang. Segera setelah mengangkat semua ayam gorengku ke piring saji, aku menyusulnya ke kamar. Senyumku terkuak melihat anak sulungku sedang repot mengurus adiknya. “Adik, ayo angkat pantatnya biar Kakak bisa melepas celana basahmu. Ih, p****t Adik kebesaran. Kakak tak kuat mengangkatnya,” keluh Elly. Kuhampiri kedua buah hatiku, lalu kuambil alih pekerjaan Elly. Dia sempat hendak protes sebelum kujelaskan. “Mommy akan membe

