“Fuad! Apa-apaan kamu kok malah tidur disini sih! Kamu ninggalin aku begitu saja di hotel dan malah asik mengenang hubungan intim kamu di Tantra Chair ini, hah!” Teriakan Echa cukup membuat Fuad terkejut dan langsung membuka mata. Padahal dia merasa baru saja terlelap tidur. Namun mata yang begitu berat membuatnya untuk kembali tertutup. “Apa sih, Sayang …,” keluh Fuad setengah kesal, tetapi tetap menjaga nada suaranya agar Echa tidak tersinggung ataupun semakin marah. Dia enggan merubah posisi tidurnya karena benar-benar mengantuk. “Apa? Kamu tanya apa? Aku mau kamu buang kursi ini sekarang juga! Aku nggak sudi liat benda ini apalagi pasti ada kenangan kamu dengan si Yasmin itu. Ayo bangun sekarang!” Seketika Fuad langsung punya rencana jahat pada Echa yang memang sudah dia pikirkan

