Keesokan hrai nya ahmad langsung datang ke rumah ku. Dia meminta maaf karena sudah memutus kan aku.
"Dwi aku minta maaf, ternyata tante ku hanya bercanda tadi malam." ucapnya
"Tapi bercandaan tante mu merusak nama baik ku ahmad" balasku
"Tenang saja, nama kamu sudah kembali baik, kakak ku yang ikut tidak percaya dengan tante ku, membela kamu mati matian tadi malam"
" Baiklah kalau seperti itu" ucapku tidak ingin banyak bicara.
Setelah ahmad menjelaskan semua itu, kami akhir nya pergi untuk berjalan jalan. Akhirnya, sesuatu yang sudah lama tidak kami lakukan setelah lulus sekolah.
Kesibukan ku dengan status ku yang sebagai seorang pekerja menyita banyak waktu ku. Ahmad hanya terkadang saja menjemput ku pulang kerja.
Namun hari ini dia tidak menjemput ku, juga tidak membei kabar, padahal biasanya kalau dia tidak bisa menjemput, dia meemberitahu.
Tiba tiba saja saat sedang menunggu angkutan umum, dari kejauhan aku melihat ahmad sedang berboncengan mesra dengan seorang wanita. Wanita tersebut memeluknya dengan erat diatas motor.
Sesampai nya aku dirumah segera aku bersih bersih diri. Setelah selesai aku langsung bermain ponsel, aku membuka sosial media ku. Ku lihat pesan di sosial media ku.
Ternyata pesan dari wanita tadi yang berboncengan dengan ahmad, dia mengatakan hari ini sudah di temani ahmad untuk keliling kota.
Aku yang sudah sangat emosi tidak membalas pesan tersebut, melainkan aku mengirimkan pesan ke ahmad.
"Ahmad. Tadi kenapa tidak jemput aku?" tanyaku
"Maaf ya sayang, aku tadi sibuk, aku lupa mengabari kamu" balasnya
"Apa kamu sibuk berkeliling kota dengan mantan kamu, kamu di peluk dari belakang, sampai kamu tidak sempat membalas pesan ku?" ucapku kesal
"sayang, ini tidak seperti yang kamu fikirkan, biar aku jelaskan ya. Dia selalu mengganggu ku, aku sungguh sangat risih, jadi menyuruh dia menjauh, namun dia mengajukan syarat jika dia minta aku menemani dia untuk berkeliling kota seharian, maka dia tidak akan mengganggu ku lagi".
"Entah dia yang hebat atau kamu saja yang bodoh. Keputusan ada di kamu, kalau kamu tidak mau ketemu dia dan kamu block semua akun sosmed nya, maka sia tidak akan mengganggu kamu lagi, bukan malah menerima syarat dari dia" ucap ku sangat kesal
"Lebih baik sekarang kita putus saja, aku tidak bisa menerima ini. Kamu bersenang senang dengan dia, dwngan alasan yang tidak masuk akal, jujur saja aku benci sama kamu. Jangan ganggu aku lagi" balasku lagi padanya
Dia yang tidak terima ku putuskan secara sepihak, terus saja menghubungi ku. Segera ku matikan saja ponsel ku.
Berulang kali ahmad datang kerumah ku, namun ku katakan dengan orang rumah untuk mengatakan pada dia, aku sedang pergi.