“Aduh kepalaku pusing,” kataku sambil memegangi kepala ini. Aku masih belum terlalu sadar dari pengaruh obat yang diberikan oleh orang yang tidak dikenal. Tetapi satu yang aku sadar. Jika aku sedang diculik, mengapa tangan dan kakiku tidak diikat. “Aduh kenapa kepalaku masih sakit ya?” Aku masih belum bisa membuka mataku yang sangat berat. Ditambah lagi, aku merasa semuanya bergoyang. Walau, goyangannya tidak terlalu kencang. Tetapi cukup untuk membuat aku sedikit mual. “Kamu sudah sadar?” tanya seorang laki-laki. Suaranya tidak asing di telingaku. Aku mencoba untuk membuka mataku. Sedikit demi sedikit, aku mulai melihat bayangan seseorang yang duduk di depanku. Hingga, aku bisa melihat dengan jelas seorang laki-laki berjas hitam sedang duduk santai memandangi diriku. “Kamu?!” Aku te

