BAB 31

1656 Kata

“Ada apa?” tanyaku penasaran dengan orang yang lagi duduk di sampingku. Orang yang selama ini selalu menggangguku, tiba-tiba terlihat sangat tegang. Dia seperti sedang menahan sesuatu. Aku juga melihat dia sedang memegangi sebuah amplop coklat. “Aku enggak bisa bicara di sini,” katanya dengan nada kesal. “Ada apa sih, Di?” tanyaku penasaran. “Aku enggak bisa bicara di sini. Kita cari tempat untuk bicara, kalau bisa tempat yang sepi,” katanya. “Kenapa?” tanyaku. “Kamu mau semua orang tahu?” kata Riandi dengan sangat kasar. Apa maksud perkataan Riandi? Apa yang sedang dia pegang? Semoga saja tidak seperti yang aku pikirkan. Jika yang berada di amplop coklat itu adalah foto aku dengan Andrew, itu pasti sangat berbahaya. Tetapi, itu tidak mungkin. Foto itu sudah langsung aku bakar saa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN