Elhaq menghela nafas samar dengan memandang dari jauh Syaqila yang kini sedang berdebat kecil dengan Firza di depan sana. Gara-gara pemuda itu yang dengan seenaknya datang mencomot makanan milik Syaqila yang Adam bikinkan untuknya. Elhaq di tempat duduknya meredupkan kelopak matanya sendu, merasa sama sekali tidak ada harapan kini. Apalagi keberadaannya seperti tidak kasat mata di tengah-tengah merek. Seperti kehadiran Elhaq hanyalah sebagai pelengkap saja. Pemuda itu beranjak berdiri dari tempat duduknya lalu berjalan mendekat pada Syaqila dan Firza. Risih juga melihat keduanya dekat begini. Ia langsung meraih piring dalam tangan Firza dan kemudian menyodorkannya pada Syaqila. "Jangan kekanak-kanakan, kalau lapar bikin sendiri." Ujarnya menatap Firza datar lalu berbalik pergi meninggal

