CHAPTER 30

2064 Kata

Yuri merasa pangling, baru kali ini ia bisa melihat senyuman Oase. Namun, sihir dari senyuman memesona itu tak bertahan lama. Segera ketika mereka meninggalkan panggung, segala rasa senang itu lenyap dengan kembalinya wajah datar yang selalu membuatnya kesal. Oase bersikap seolah kata-katanya sebelum menaiki panggung tak pernah ada dan kenyataan bahwa laki-laki itu segera berlari menuju ke kursi penonton membuat Yuri semakin merasa buruk. Tatapan berbinar-binar Oase ketika menghampiri Maria, senyuman kecil yang nyaris tak terlihat ketika Maria memberinya pujian sambil mengusap kepalanya itu, membuat Yuri sadar akan sesuatu. Oase tak butuh rasa sukanya, yang Oase inginkan adalah perhatian dari Maria. Sosok pemuda yang ia suka, kini terlihat bagai seekor anak anjing yang tengah menggoyangka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN