Sudah satu minggu ini aku jalanin kehidupan bersama suami terpaksa ku, Eh salah suami tampan ku hehehe. Entah kenapa semakin hari aku melihatnya, wajahnya semakin terbayang di ingatan ku. Kadang kenangan masa lalu tentangnya hadir kembali melintasi memori ku. Aku cukup bersyukur karena kami jarang mencampuri urusan masing-masing. Kami hanya bicara jika salah satu diantara kami bertanya atau jika sedang berkumpul bersama Ibu di ruang makan atau di ruang tengah. Dan plusnya lagi kak Randy jarang tidur di rumah karena tuntutan kerjanya dia kadang keluar kota atau piket di kantornya. Seperti malam ini hari ini harusnya jadwal ku tidur di sofa, tapi kata Ibu kak Randy tidak pulang jadi aku bisa kembali menguasai kasur empuknya, apalagi cuaca hari ini sangat dingin aku bisa mati kedinginan ji

