Perkara Gelas

1138 Kata

Paska kejadian itu, Kak Randy semakin dingin padaku. Entah apa salah ku, masa hanya karena aku memakai kasurnya dia bisa semarah itu. "Rabu, Kamis, Jumat " ku hitung dengan jari ku ini sudah hari ke tiga tapi dia tetap tidak bersikap ramah atau jangan padaku. "Dok ini dari HRD, dokter ngajuin cuti?" tanya suster Ida, suster poli yang sudah lama bekerja disini. "Eh cepat banget udah keluar aja" ucapku sambil membuka isi amplop yang tengah ku pegang. "Mau kemana dok?" tanya Suter Ida. "Belum tau juga sus, cuma mau tenangin pikiran aja" jawabku santai. "Yah ada yang kehilangan nih pasti" ucap brother lucky. "Uhuk-uhuk.." dokter Adrian lewat di depan nurse station. "Loh dok Adrian anda ngak papa?" tanya ku menghampiri nya. "Saya ngak papa Dhena, lucky ada boleh minta air putih" u

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN