Karena kejutan semalam aku jadi tidak tidur semalaman, dan mataku mungkin sudah menghitam karena menahan ngantuk. Tapi bisa-bisa pria di sebelahku ini tertawa geli melihat tingkahku. "Seneng banget liat Dhena tersiksa kayaknya" "Perasaan kamu aja kali dhe, kalau ngak sayang ngak diajak pergi lah" eh sumpah aku ngak salah denger dia bilang sayang sama gw. "Kenapa dadakan sih Kak" tanya ku, saat memasang sabuk pengaman pada bangku pesawat. "Kan bisa bilang jauh-jauh hari ngantuk tahu semalaman nggak tidur" lanjut ku. "Namanya kejutan, itu kan dadakan Dhena, lagian Kakak juga nggak tahu tadinya mau berangkat atau enggak, pekerjaan kakak kan ngak kayak orang-orang jadi ngak bisa semaunya kita untuk minta ijin. Makanya kemarin sore kakak baru pesan tiketnya" katanya sambil mengangkat kop

