"HUAAAAAAA" aku menjerit sekeras kerasnya dalam kamar ku, entah sudah berapa banyak tisu yang ku habiskan untuk menyeka air mata dan ingus ku. "Vampir wanita yang melakukan ini padaku, saat aku menolongnya dari serigala liar apa kau ingat!" Kata-kata itu terus terngiang di telinga ku. "Sumpah demi apa aku melakukan itu?" Randy menurunkan kembali kerah bajunya, terdapat banyak tanda merah disana. Dia lalu menggulung lengan kemejanya dapat kulihat bekas gigitan dan beberapa sayatan sepertinya belum lama lukanya. "Hum.. Kamu bukan hanya mencium ku tapi juga menggigit dan mencakar ku" dia mengatakan dengan raut muka kesal, Kenapa nih orang harus jujur banget sih disaat seperti ini. "Masa sih Kak, Dhena minta maaf" rengek ku sambil menutup wajah, menahan malu. "Iya ngak papa, cuma kamu

